Tonrong, 28 Januari 2026 — Memasuki minggu terakhir pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan dan Pengabdian (KKL-P) STAI Al-Gasali Bulukumba, Kepala Madrasah MTs Tonrong, Rustan, menginisiasi kegiatan briefing bersama seluruh mahasiswa KKL-P dan guru pamong. Kegiatan ini berlangsung di ruang terbuka madrasah dengan suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif.
Briefing ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja mahasiswa selama masa KKL-P, baik dalam aspek akademik maupun pengabdian masyarakat. Dalam sambutannya, Kamad Rustan menyampaikan apresiasi atas kontribusi aktif para mahasiswa dalam mendukung kegiatan belajar mengajar, pendampingan siswa, serta berbagai program sosial yang telah dijalankan bersama masyarakat sekitar.
“KKL-P bukan sekadar praktik lapangan, tetapi momentum membangun sinergi antara kampus dan madrasah dalam menciptakan dampak nyata bagi pendidikan dan masyarakat,” ujar Rustan.
Para guru pamong turut memberikan masukan konstruktif terkait pelaksanaan program, mulai dari efektivitas metode pembelajaran yang diterapkan hingga pendekatan sosial yang dilakukan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian. Mahasiswa juga diberi ruang untuk menyampaikan refleksi dan tantangan yang mereka hadapi selama menjalankan program.
Kegiatan ini ditutup dengan penegasan pentingnya dokumentasi dan pelaporan sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik dan sosial. Kamad Rustan mendorong mahasiswa untuk menyusun laporan akhir yang tidak hanya informatif, tetapi juga inspiratif, mencerminkan semangat kolaborasi dan dedikasi selama KKL-P.
Dengan briefing ini, MTs Tonrong menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis dalam pengembangan kapasitas calon pendidik dan agen perubahan sosial. Semangat evaluatif dan reflektif menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menutup masa KKL-P dengan penuh makna dan kebanggaan.

Komentar